adada
FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo
(0275)321494

Yudisium FKIP UMPwr 2026-1: Langkah Awal 96 Lulusan Menuju Dunia Profesional

Kegiatan Yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purworejo periode 2026-1 berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Acara ini menjadi momentum penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan studi jenjang sarjana (S1), sekaligus penanda awal perjalanan baru dalam dunia profesional. Dalam laporan akademik yang disampaikan, tercatat jumlah peserta yudisium sebanyak 96 mahasiswa yang tersebar di berbagai program studi, dengan rincian PGSD 52 mahasiswa, PBSJ 6 mahasiswa, Pendidikan Ekonomi 7 mahasiswa, Pendidikan Teknik Otomotif 12 mahasiswa, Pendidikan Bahasa Inggris 3 mahasiswa, Pendidikan Matematika 10 mahasiswa, dan PBSI 6 mahasiswa. Pada kesempatan tersebut juga diumumkan lulusan terbaik, yaitu Bethalia Rizki Tarania (Pendidikan Ekonomi) dengan IPK 3,77; Satrio Nugroho (Pendidikan Teknik Otomotif) dengan IPK 3,86; dan Lifia Mawadah Putri (PGSD) dengan IPK 3,82, serta lulusan terbaik non-akademik Rida Desty Ariyanti dari PGSD.
 
Prosesi dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Yudisium FKIP 2026-1 yang secara resmi menetapkan kelulusan seluruh peserta. Suasana haru dan bangga terasa ketika para yudisiawan dan yudisiawati menyadari capaian yang telah mereka raih melalui proses panjang dan penuh perjuangan. Momen ini menjadi bukti nyata dari dedikasi, kerja keras, serta dukungan berbagai pihak selama masa studi di FKIP.
 
Perwakilan yudisiawan, Anang Prasetyo dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa, turut menyampaikan kesan dan pesan. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa bangga menjadi bagian dari FKIP di tengah kondisi dunia pendidikan yang sedang menghadapi berbagai tantangan. Ia juga menegaskan bahwa pengalaman selama kuliah telah membentuk karakter dan kesiapan dirinya untuk berkontribusi di masyarakat.
 
Dekan FKIP, Dr. Riawan Yudi Purwoko, S.Si., M.Pd., dalam pidatonya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan atas keberhasilan menyelesaikan studi. Beliau berpesan agar para lulusan tidak menjadi guru yang biasa-biasa saja, melainkan mampu menguasai keahlian tertentu dan terus beradaptasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi, khususnya di era kecerdasan buatan (AI). Pesan tersebut menjadi pengingat penting akan tuntutan profesionalisme dan inovasi dalam dunia pendidikan saat ini.
 
Sambutan Rektor Universitas Muhammadiyah Purworejo, Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., turut menambah semangat para lulusan. Beliau menekankan pentingnya menjaga integritas, semangat belajar sepanjang hayat, serta kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Rektor juga berharap para lulusan FKIP mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif di lingkungan masing-masing.
Sebagai penutup rangkaian acara inti, diselenggarakan sesi penguatan dan motivasi lulusan oleh Prof. Dr. Sudar, M.Pd. Dalam materinya tentang strategi menghadapi realita kehidupan dalam perspektif Islam, beliau mengajak para lulusan untuk tetap teguh pada nilai-nilai keislaman dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan. Pesan-pesan yang disampaikan memberikan bekal spiritual sekaligus motivasi untuk melangkah dengan penuh keyakinan.
 
Di sela-sela kegiatan, suasana semakin semarak dengan penampilan hiburan dari perwakilan yudisiawan dan yudisiawati. Bethalia Rizki Tarania membawakan lagu “Jogja Istimewa” dan “Laskar Pelangi” dengan penuh penghayatan, sementara Udin Prasojo, mahasiswa difabel dari Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa, tampil membawakan lagu ciptaannya sendiri berjudul “Netra Rasa”. Lagu tersebut merupakan karya tugas akhir pengganti skripsi yang telah didaftarkan pada HKI, sekaligus menjadi simbol semangat, kreativitas, dan keteguhan dalam berkarya di tengah keterbatasan.
 
Kegiatan yudisium ini tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga ruang refleksi dan penguatan bagi para lulusan FKIP untuk melangkah ke tahap kehidupan berikutnya. Dengan bekal ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang telah diperoleh, diharapkan para lulusan mampu menjadi pendidik yang profesional, adaptif, dan berdampak bagi kemajuan bangsa.