HIMATO Safety Care Edukasi Keselamatan Berkendara bagi Generasi Muda Desa Kaliurip
Purworejo – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif (HIMATO) Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan HIMATO Safety Care yang diselenggarakan selama dua hari, pada 8–9 Juli 2026, di Balai Desa Kaliurip, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Mengusung semangat edukasi dan kepedulian terhadap masyarakat, kegiatan ini menghadirkan Seminar Safety Riding pada hari pertama serta layanan servis dan cuci motor murah pada hari kedua.
Kegiatan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya budaya keselamatan dalam berlalu lintas sekaligus memberikan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui rangkaian kegiatan ini, HIMATO berupaya mengedukasi masyarakat agar tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berkendara, tetapi juga menyadari bahwa kondisi kendaraan yang prima merupakan salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan di jalan.
Hari pertama, Rabu (8/7), diawali dengan Seminar Safety Riding. Acara dibuka dengan sambutan dari Kooordinator PPG Universitas Muhammadiyah Purworejo, Dr. Yuli Widiyoni, M.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam mencetak lulusan yang kompeten, tetapi juga harus mampu berkontribusi melalui berbagai kegiatan edukatif yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.
Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Kaliurip, Parfiantoko, yang menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan HIMATO Safety Care. Ia mengapresiasi kepedulian mahasiswa HIMATO dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada para pemuda desa yang merupakan kelompok usia paling aktif menggunakan kendaraan bermotor. Harapannya, ilmu yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan Desa Kaliurip.
Seminar menghadirkan Ipda Bobi Pangestu Nugroho, S.H., selaku Kanit Kamsel Satlantas Polres Purworejo, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai aspek penting terkait keselamatan berkendara, mulai dari kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan sesuai standar, etika berkendara di jalan raya, hingga langkah-langkah preventif dalam mengurangi risiko kecelakaan. Penyampaian materi berlangsung secara komunikatif dan interaktif sehingga peserta dapat memahami pentingnya menerapkan perilaku berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.
Seminar diikuti oleh masyarakat Desa Kaliurip dengan sasaran utama anggota Karang Taruna dan para pemuda desa. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan serta diskusi yang berlangsung selama kegiatan. Melalui seminar ini diharapkan para peserta mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Memasuki hari kedua, Kamis (9/7), HIMATO melanjutkan rangkaian kegiatan dengan membuka layanan servis dan cuci motor murah bagi masyarakat Desa Kaliurip. Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi kompetensi mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengedukasi pemilik kendaraan mengenai pentingnya perawatan kendaraan secara berkala. Dengan kondisi kendaraan yang terawat dan laik jalan, diharapkan risiko kerusakan maupun kecelakaan akibat faktor teknis dapat diminimalkan.
Melalui perpaduan kegiatan edukasi dan pelayanan masyarakat ini, HIMATO tidak hanya mengajak masyarakat memahami pentingnya keselamatan berkendara, tetapi juga mendorong penerapan budaya merawat kendaraan sebagai bagian dari upaya menciptakan keselamatan di jalan raya.
Mengusung semangat "Langkah Kecil, Kesadaran Besar untuk Keselamatan", HIMATO Safety Care menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo kepada masyarakat. Diharapkan kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga dapat mendukung terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan berkelanjutan serta menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Purworejo.
