adada
FKIP Universitas Muhammadiyah Purworejo
(0275)321494

Dosen PBSJ UMPWR Berkontribusi dalam Penguatan Literasi dan Numerasi Guru melalui Pelatihan Soal HOTS

Purworejo – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa (PBSJ) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) terus memperluas kontribusinya dalam pengembangan kompetensi pendidik melalui kegiatan pengabdian dan kolaborasi dengan satuan pendidikan. Salah satu bentuk kontribusi tersebut diwujudkan melalui keterlibatan Dr. Yuli Widiyono, M.Pd., dosen Program Studi PBSJ UMPWR, sebagai narasumber dalam pelatihan penyusunan soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang berfokus pada penguatan literasi dan numerasi.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 6 Purworejo pada Senin, 29 Juni 2026, tersebut diikuti oleh 35 peserta yang terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, serta civitas akademika SMA Negeri 6 Purworejo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam meningkatkan kapasitas pendidik, khususnya dalam mengembangkan instrumen evaluasi pembelajaran yang mampu mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik.

Sebagai narasumber, Dr. Yuli Widiyono memberikan penguatan kepada peserta mengenai konsep, karakteristik, prinsip, dan strategi penyusunan soal HOTS. Materi tidak hanya disampaikan dalam bentuk pemaparan, tetapi juga dilengkapi dengan praktik penyusunan dan analisis contoh soal. Pendekatan tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk secara langsung mengembangkan instrumen penilaian yang dapat diterapkan dalam pembelajaran.

Dalam pemaparannya, Dr. Yuli menegaskan bahwa soal HOTS tidak semata-mata berkaitan dengan tingkat kesulitan soal. Menurutnya, substansi utama soal HOTS terletak pada kemampuannya dalam memberikan stimulus kepada peserta didik untuk melakukan proses berpikir tingkat tinggi.

“Soal HOTS bukan tentang membuat soal yang rumit, tetapi bagaimana soal tersebut mampu menstimulasi siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menemukan solusi atas suatu permasalahan. Di sinilah literasi dan numerasi memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembelajaran,” ungkap Dr. Yuli.

Kegiatan berlangsung selama kurang lebih tiga jam dalam suasana interaktif dan partisipatif. Peserta aktif mengikuti diskusi, menyampaikan pengalaman pembelajaran, serta melakukan praktik penyusunan soal. Diskusi yang berkembang menunjukkan adanya kebutuhan guru terhadap penguatan kompetensi dalam merancang instrumen evaluasi yang tidak hanya mengukur penguasaan materi, tetapi juga kemampuan peserta didik dalam berpikir kritis, analitis, dan memecahkan masalah.

Kepala SMA Negeri 6 Purworejo, Niken Wahyuni, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan memberikan wawasan dan pengalaman yang bermanfaat bagi guru dalam mengembangkan instrumen evaluasi pembelajaran yang lebih berkualitas. Ia berharap hasil pelatihan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran di kelas.

Keterlibatan dosen PBSJ UMPWR dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kompetensi dosen di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa memiliki ruang kontribusi yang luas dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Keilmuan dan pengalaman akademik dosen PBSJ dapat diimplementasikan tidak hanya dalam pembelajaran di perguruan tinggi, tetapi juga melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kompetensi guru, serta kolaborasi dengan sekolah mitra.

Bagi Program Studi PBSJ FKIP UMPWR, keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat Catur Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kontribusi dosen di berbagai satuan pendidikan, PBSJ UMPWR terus mendorong terbangunnya sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menjawab kebutuhan pengembangan profesionalisme pendidik.

Ke depan, Program Studi PBSJ UMPWR berkomitmen untuk terus mengembangkan kolaborasi dengan berbagai pihak serta menghadirkan kontribusi akademik yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PBSJ dalam memperkuat peran program studi sebagai pusat pengembangan pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di masyarakat.